Oplus_0
Lampung-Tintalampung.com✍️ Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi (Ketum DPP PJI-Demokrasi) M. Mayusni Talau bersama Sekretaris Umum Budiman Sudharma, S.H., M.H., secara resmi telah menandatangani Surat Keputusan (SK) Nomor : 96/SK-DPD/DPP-PJID/03-2026, tentang Susunan Kepengurusan DPD PJI-Demokrasi Provinsi Lampung, tertanggal 25 Maret 2026, seusai Rapat Pleno pada tanggal yang sama di Jakarta.Senin, (06/04/2026)
Didalam maklumatnya kepada rekan-rekan awak media yang tergabung dalam keanggotaan PJI-D pada hari Kamis, (02/04/2026) kemarin.Ketua Umum DPP PJI-D M. Mayusni Talau mengatakan, bahwa PJI-Demokrasi yang berdiri sejak tahun 2015 dan memiliki Visi, yaitu PJI-Demokrasi mewujudkan hak kebebasan dalam menyampaikan pendapat yang bertanggungjawab, hak memperoleh informasi dan hak berkumpul atau berserikat melalui Pers Yang Bebas dan Profesional dengan nilai-nilai pengabdian kepada bangsa dan negara yang berazaskan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945 melalui peranan Pers Nasional secara terbuka.
“Pers Nasional, yang salah satunya peran dari PJI-Demokrasi Provinsi Lampung dapat membangun daerah untuk kesejahteraan masyarakat secara bersama-sama.
Namun personil PJI-Demokrasi di wilayah tersebut dengan melakukan sosial kontrol untuk membangun,” katanya.Selain itu, sambung Ketum DPP PJI-D tersebut, “Mengenai keanggotaan terdiri dari jurnalis media cetak, media online, radio, televisi, portal youtube dan konten kreator,” jelasnya.
Sementara selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi (DPD PJI—D) Provinsi Lampung Lia Damayanti, S.Pd., yang didampingi oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Bambang Irawan, yang juga merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PJI-Demokrasi kabupaten Lampung Utara, saat dikonfirmasi pada Sabtu, (04/04/2026) kemarin menegaskan, ditengah arus informasi yang begitu cepat, peran PJI-D Lampung bukan sekadar sebagai wadah berkumpul, melainkan sebagai benteng integritas.
“Saya menegaskan bahwa jurnalis dibawah naungan PJI-D harus mengutamakan kebenaran di atas kepentingan pribadi atau kelompok. Profesionalisme adalah harga mati,” tegasnya.
Lanjutnya, “Kita harus menjadi mata dan telinga masyarakat Lampung yang jernih, objektif, dan tetap kritis dalam mengawal jalannya roda pemerintahan serta demokrasi di daerah kita,” ujar Ketua Lia.
Ia juga mengatakan, bahwa PJI-D Lampung berkomitmen penuh dalam memastikan setiap jurnalis dapat bekerja tanpa rasa takut. Karena menurutnya, Demokrasi akan hanya bisa tumbuh jika Pers memiliki ruang gerak yang merdeka.
“Saya menghimbau kepada seluruh pihak untuk menghormati kerja-kerja jurnalistik di lapangan. Kekerasan atau intimidasi terhadap pers adalah ancaman langsung terhadap demokrasi. Dan PJI-D akan selalu berdiri di garis depan untuk membela hak-hak rekan media sesuai dengan koridor hukum yang berlaku,” himbaunya.
Lebih jauh, Ketua DPD PJI-Demokrasi Provinsi Lampung tersebut juga mengingatkan teruntuk rekan-rekan sejawat jurnalis, bahwa dengan adanya transformasi digital saat ini tentunya menjadi sebuah tantangan yang semakin kompleks kedepannya, oleh karenanya itu PJI-D Lampung diharapkan harus adaptif.
“Kita tidak boleh hanya menjadi saksi perubahan, tapi harus menjadi pelaku inovasi. Saya mengajak seluruh anggota untuk terus meningkatkan kompetensi dan literasi digital. Mari kita buktikan bahwa Jurnalis PJI-Demokrasi Lampung adalah jurnalis yang cerdas, beretika dan mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan Bumi Ruwa Jurai,” himbau dan tandasnya.Pewarta: Nizar (**)


